• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected] / [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
7 dilihat       25 Juli 2026

Tingkatkan Kapasitas Penyuluh, BRMP Bali Gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) PM-AAS di Jembrana

Jembrana, 24 Juli 2026 – Pemerintah menargetkan penerapan PM-AAS seluas 15.976 hektare di Provinsi Bali. Sebagai langkah percepatan pencapaian target tersebut, BRMP Bali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi penyuluh pertanian dan petani di Subak Tibubeleng, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam penerapan teknologi pertanian modern yang menjadi bagian penting dari Program PM-AAS.
 
Kegiatan Bimtek diawali dengan kunjungan lapang peserta di area demplot seluas 100 hektare Program Pertanian Modern–Advance Agriculture System (PM-AAS). Pada kesempatan ini juga di lakukan teknologi penyemprotan Insektisida seluas 59 hektar menggunakan drone pertanian bekerja sama dengan PT. Setia Tani Tabanan. Hal lain yang tidak kalah penting adalah dilakukan pengamatan hama secara sampling dan diskusi dengan petugas POPT pendamping PM-AAS. Peserta Bimtek adalah PPL pertanian Kab. Jembrana, Pengurus dan anggota Subak Tibubeleng serta diikuti oleh PPL dan Petani Kabupaten Buleleng sebanyak 25 orang.
 
Acara Bimtek dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh tiga narasumber yang berlangsung di Bale Subak. Kegiatan diawali dengan sambutan selamat datang kepada peserta, dan arahan oleh Kepala BRMP Bali.
 
Kepala BRMP Bali, Dr. drh. I Made Rai Yasa, M.P., menyampaikan arahan Menteri Pertanian kepada seluruh penyuluh pertanian agar segera melakukan persiapan dan sosialisasi kepada petani terkait pelaksanaan PM-AAS. Ia menegaskan bahwa penyuluh diharapkan segera membantu petani mengusulkan Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) melalui aplikasi E-Banper agar bantuan pemerintah dapat segera diproses. “Seluruh program Kementerian Pertanian merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilaksanakan secara sinergis demi meningkatkan kesejahteraan petani”, tegasnya.
 
Sementara itu I Nyoman Adijaya, S.P., M.P., Kapoksi Pendampingan dan Modernisasi Pertanian BRMP Bali., dalam paparannya menyampaikan Petunjuk Teknis Teknologi Padi PM-AAS. Merupakan sistem pertanian intensif berbasis teknologi tinggi yg menekankan efisiensi mekanisasi presisi dan berbasis korporasi. Provinsi Bali salah satu pilot project dengan luasan 100 ha di Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Uji coba tahun 2024 dikembangkan di Indonesia di BB Padi, 4:1 dan 6:1 yg direkomendasikan, dengan target produktifitas 10 ton/ha GKP. ”Di Bali hanya bisa dilakukan dengan peningkatan produktifitas dan indek pertanaman, karena tidak bisa menambah lahan. Prinsip utama Pertanian Modern PM-AAS adalah tanam rapat dalam barisan, efisiensi sumberdaya, mekanisasi pertanian, implementasi berbasis korporasi/skala luas, intensifikasi produksi, dan spesifik lokasi” ,jelasnya.
 
Teknis budidaya PM-AAS seperti persiapan lahan, penyiapan benih, rekomendasi varietas unggul PM AAS, aplikasi pemupukan, pengelolaan air, teknologi AWS, penanggulangan gulma, pengendalian hama penyakit terpadu, paling diperlukan dalam penerapan PM–AAS adalah monitoring berkala dengan tetap diamati. PM AAS Bali perekayasaan dilaksanakan di Subak Tegal Jati, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana seluas 6 Ha, tanam tanggal 8 Mei 2026. Sedangkan PM-AAS Denfarm dilaksanakan di Subak Tibubeleng, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Usahatani budidaya intensif diantaranya benih 70-100 kg/ha, pupuk organik 1,5 ton/ha.
 
Pemaparan Materi Hama dan Penyakit Tanaman Padi disampaikan oleh I Gusti Made Sumerta S.P., menurutnya selain memantau pertumbuhan, juga harus dilakukan pengamatan secara intensif terhadap potensi serangan hama dan penyakit yang dapat mempengaruhi perkembangan tanaman. Monitoring dilakukan pada beberapa lokasi lahan untuk mengetahui kondisi aktual di lapangan dan mendeteksi gejala serangan sejak dini. Setelah dilakukan pengamatan dan sampling di beberapa titik lokasi, POPT mengevaluasi kondisi tanaman dan mengidentifikasi hama dan penyakit yang muncul pada tanaman padi. Dari pengamatan di lapangan diketahui bahwa serangan hama dan penyakit tidak signifikan.
 
Hasil dari evaluasi dan identifikasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan solusi dan langkah pengendalian yang tepat terhadap serangan yang terjadi sehingga pertumbuhan padi tetap optimal dan target produksi dapat tercapai. ”Hama yang diperoleh pada hasil pengamatan yang paling dominan adalah Penggerek batang padi. Akan tetapi secara PHT masih dapat ditoleransi karena populasi masih pada ambang pengendalian dan juga masih banyak ditemukan musuh alami. Walaupun demikian untuk antisipasi seiring padatnya populasi tanaman, memungkinkan peningkatan populasi hama dan penyakit juga akan meningkat” ujarnya.
 
Materi terakhir disampaikan oleh I Putu Adi Sastra Wirawan, mengenai Petunjuk Teknis penggunaan Seeder Legowo 4:1. Selain persiapan lahan harus macak-macak dan pengolahan tanahnya rata, yang tidak kalah penting adalah pelumpurannya harus sempurna. Jika pegolahan tanah tidak rata memungkinkan benih tidak tumbuh karena tergenang air. Wajib di buatkan parit pembuangan air agar drainase pembuangan lancar.
 
Selanjutnya persiapan benih yaitu dimulai dari penggunaan benih bersertifikat dengan daya tumbuh baik, perendaman benih dilakukan selama 24 jam dan ditiriskan kemudian diperam selama 12 Jam, sehingga mucul bintilan putih calon akar siap dan segera untuk ditanam dengan alat tabela. Jika benih tidak segera dilakukan penanaman dikhawatirkan akar semakin pangjang dan tidak bisa keluar dari lubang seeder. “Alat seeder yang diperkeenalkan kepada Penyuluh dan petani Kab. Buleleng ini merupakan seeder yang sudah biasa digunakan petani di Subak Tibu Beleng dan kecamatan Mendoyo pada umumnya. Kelebihan seeder yang diperkalkan adalah pengisian gabah/benih dari samping, terdapat alat perata dan larikan sebagai tempat jatuhnya gabah sehingga hasil tanaman tumbuh tetap lurus, untuk antisipasi musim hujan”, ujarnya.
 
Pada saat acara penutupan Bimtek ini, Kepala BRMP Bali mengharapkan terjalinnya kerjasama dan kolaborasi yang solid antara petani, penyuluh, pemerintah daerah, serta BRMP Bali agar Program PM-AAS dapat berjalan optimal dan mencapai target yang telah ditetapkan. Usai menutup acara, BRMP Bali bersama para penyuluh dan petani dari Kabupaten Buleleng melaksanakan monitoring ke Demplot Perekayasaan PM-AAS di Subak Tegaljati, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.Hasil pemantauan menunjukkan bahwa tanaman padi varietas Cakrabuana dan Mapan 05 keduanya telah memasuki fase keluar malai.
Prev Next

- Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Bali Fasilitasi Drum Seeder untuk Dukung Percepatan Program PM-AAS di Ubud Gianyar
    25 Jul 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali dan Tim LIP Kementan Monitoring Perkembangan PITER di Kabupaten Karangasem
    25 Jul 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali dan Dinas Pertanian Kota Denpasar Gelar Tanam Padi PM-AAS di Subak Sembung Denpasar
    25 Jul 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Identifikasi Potensi Petani Hortikultura di Kabupaten Bangli
    25 Jul 2026 - By Admin

tags

adisastra bbrmpbali bimtekpmaas dronepertanian ebanperkementan gustisumerta infopertanianbali jembranamodern kementanri maderaiyasa modernisasitani nyomanadijaya sdmpertanian seederlegowo subaktegaljati subaktibubeleng swasembadapangan tabelapadi

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected] / [email protected]

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved